Sukses Menghadapi Kegagalan

Setiap orang sukses pasti pernah mengalami kegagalan, keterpurukan, dan kekecewaan dalam perjalanan hidup mereka. Namun mereka mempunyai kemampuan untuk bereaksi secara positif dan konstruktif dalam menghadapi setiap kegagalan dalam hidup mereka. Dengan kemampuan tersebut, mereka dapat kembali berdiri tegak, tidak jatuh terpuruk dalam kegagalan, tidak pula berputus asa.

JIka Anda adalah seorang yang normal dan cerdas tentu Anda akan mengatur setiap bagian kehidupan Anda sedemikan rupa agar sebisa mungkin terhindar dari kegagalan dan kekecewaan. Anda akan berfikir ke depan dan mengantisipasi segala sesuatu yang berjalan dengan tidak semestinya. Anda kemudian akan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan agar terhindar dari masalah dan kegagalan. Oleh sebab itulah, Anda akan menimbang-nimbang berbagai pilihan yang ada di hadapan Anda. Lalu Anda akan memilih tindakan yang paling menguntungkan dan memiliki kemungkinan berhasil yang paling tinggi.

Akan tetapi, tak peduli betapa baik dan luarbiasanya pemikiran dan perencanaan Anda, terkadang apa yang telah Anda rencanakan tidak berjalan seperti apa yang Anda harapkan. Kekecewaan pasti akan datang meskipun Anda sudah mengerahkan segala kemampuan dan kekuatan untuk menghidarinya. Selama Anda masih hidup di dunia ini, Anda pasti akan menghadi beragam kekecewaan dalam hidup Anda. Dan semakin banyak sasaran yang Anda tetapkan bagi diri Anda, semakin banyak pula cobaan, kesuliatan, dan masalah yang akan Anda hadapi.

Dr. Zaleznik berkata: “Orang-orang sukses selalu bereaksi terhadap kekecewaan dengan cara yang berbeda dengan orang-orang yang tidak sukses.”

Karena Anda tidak selalu dapat menghindari kekecewaan, maka satu-satunya hal yang perlu Anda perhatikan adalah bagaimana cara Anda menghadapi kekecewaan tersebut ketika ia muncul di hadapan Anda. Apakah Anda akan merasa sedih, marah, putus asa, menyalahkan orang lain, atau bereaksi secara efektif dengan mengerahkan segenap kemampuan? Orang-orang sukses menghadapi kekecewaan dengan tenang dan percaya diri. Sedangkan orang-orang yang gagal membiarkan kekecewaan menghentikan langkah mereka.

Ketika kekecewaan datang menghampiri, biasanya diri Anda akan dipenuhi oleh emosi negatif. Emosi negatif ini muncul karena ketika kenyataan menunjukan hal yang berbeda dengan harapan, Anda biasanya akan mengikuti insting dan kebiasaan dalam menanggapinya. Anda hanya memiliki sedikit kendali atas emosi dan reaksi Anda ketika sesuatu menimpa diri Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu mempersiapkan mental Anda sebelum kekecewaan itu datang. Sadarilah bahwa setiap kali Anda ingin mencapai sebuah keinginan besar dan cita-cita, Anda pasti akan menghadapi berbagai masalah dan kesulitan dalam proses pencapaiannya. Sebuah sasaran yang besar lagi menantang akan memaksa Anda untuk keluar dari zona nyaman dan mempertemukan Anda dengan berbagai hambatan. Jika Anda tidak mempersiapkan diri, masalah dan kesulitan yang muncul akan membuat anda ciut dan kembali kepada zona nyaman Anda.

Plan A B

Buatlah perencanaan berupa antisipasi krisis secara teratur pada kegiatan apapun yang Anda lakukan. Tatap dan jalani kehidupan yang terbentang di hadapan Anda, lalu bayangkanlah berbagai kemungkinan negatif dan bagaimana reaksi Anda ketika menghadapinya. Ketika Anda sudah mempersiapkan segala tindakan-tindakan alternatif untuk mengatasi berbagai hal terburuk yang dapat terjadi, Anda akan merasakan betapa diri Anda bisa menjadi lebih positif dan percaya diri.

Untuk dapat membuat rencana antisipasi krisis, buatlah beberapa pertanyaan mengenai kemungkinan negatif atau kegagalan dalam hidup Anda, misalnya:

Apa yang akan saya lakukan jika saya kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba? Apa pekerjaan saya selanjutnya setelah berhenti dari pekerjaan? Pengetahuan, keahlian, dan kemampuan apa yang diperlukan untuk menunjang pekerjaan saya selanjutnya?

Bagi sebagian besar orang yang telah memiliki tanggung jawab dan memiliki tuntutan untuk mencari nafkah, kehilangan pekerjaan adalah suatu peristiwa yang paling dikhawatirkan. Mereka akan merasa cemas, panik, dan tidak tau apa yang harus mereka lakukan. Namun, bagi orang-orang yang sukses, mereka memiliki satu kesamaan sikap. Mereka semua tau dan yakin, jika mereka kehilangan pekerjaan, mereka akan dengan mudah mendapat pekerjaan baru. Mereka begitu percaya pada kemampuan mereka sendiri sehingga kehilangan pekerjaan bagi mereka hanyalah sekedar gangguan kecil. Mereka mempunya banyak rencana antisipasi untuk menghadapi krisis.

Mulai saat ini, lengkapi rencana masa depan Anda dengan membuat antisipasi krisis agar Anda lebih siap dalam menghadapi setiap kegagalan dan kekecewaan dalam hidup Anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s