Psikologi Sukses, NLP Series

Psikologi Sukses

Setiap orang mendambakan kesuksesan dalam perjalanan hidupnya. Sukses adalah keadaan ketika Anda dapat mencapai tujuan yang telah Anda tetapkan dan memperoleh kebahagiaan. Ukuran sukses setiap orang akan berbeda tergantung pada tujuan yang hedak dicapai. Setiap orang sukses memiliki tujuan yang jelas untuk dicapai. Mereka mengawali kesuksesan dengan pertanyaan “apa yang aku inginkan” dan “bagaimana aku mewujudkan keinginan itu”. Dengan demikian ia benar-benar mengetahui apa tujuannya, lalu ia berusaha untuk mewujudkan tejuan itu melalui tindakan yang nyata. Ia tidak terjebak pada angan-angan kosong atau aktivitas yang sia-sia.

Untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup Anda, tentukan tujuan apa yang ingin Anda capai. Bayangkan betapa bahagianya ketika Anda dapat mewujudkan tujuan itu. Cari tau bagaimana cara untuk mewujudkannya. Setelah Anda mengetahui cara untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai, segera lakukan tindakan nyata untuk mewujudkannya. Orang sukses senantiasa segera mengambil tindakan dalam usahanya mencapai tujuan, sementara orang yang tidak sukses sering kali mencari-cari alasan ketika ia harus bertindak. Orang yang tidak kunjung sukses biasanya terjebak pada pertanyaan “kenapa keadaan saya seperti ini” atau “kenapa ini terjadi padaku”. Berhati-hatilah pada pertanyaan yang Anda tanyakan pada diri Anda sendiri. Karena setiap pertanyaan yang Anda buat akan menentukan fokus piriran dan perasaan Anda kearah yang positf atau negatif.

Banyak orang yang tidak tahu apa tujuan hidupnya. Mereka bingung harus menjadi seperti apa dan harus berbuat apa dalam kehidupan mereka. Kita mengenal istilah pencarian jati diri yang sering kali ditujukan pada kalangan remaja. Namun kenyataannya, justru banyak pula orang dewasa yang belum menemukan jati dirinya. Orang yang berada dalam pencarian jati diri merupakan orang yang belum mempunyai tujuan dalam hidupnya. Tujuan merupakan refleksi dari berbagai keinginan yang Anda miliki. Tujuan hidup adalah keinginan terbesar yang ingin Anda capai selama Anda hidup. Sedang Keinginan itu sendiri terbentuk dari keadaan pikiran dan perasaan yang Anda miliki.

NLP

Seorang pemuda yang telah lulus kuliah mulai berfikir untuk hidup mandiri, tidak bergantung lagi kepada kedua orangtuanya. Ia juga merasa malu jika harus terus menerus hidup dalam ketergantungan terhadap orangtua. Maka ia berkeinginan untuk mencari pekerjaan demi memenuhi kebutuhan hariannya. Pertanyaan pertama yang ia miliki adalah “apa pekerjaan yang dapat aku peroleh dengan pengetahuan dan kemampuan yang aku miliki saat ini”. Setelah ia memperoleh jawaban atas pertanyaan tersebut, muncul pertanyaan kedua yaitu “bagaimana aku bisa memperoleh pekerjaan ini”. Setelah mengetahui apa pekerjaan yang tepat dan bagaimana memperolehnya, ia akan berusaha sebaik mungkin agar bisa memperoleh perkejaan dan mewujudkan keinginannya untuk hidup mandiri. Sesulit apapun pekerjaan itu didapat, jika keinginan yang ia miliki kuat dan ia yakin bisa memperoleh pekerjaan, cepat atau lambat ia akan memperoleh pekerjaan yang ia inginkan.

Ketika seseorang merasa sedih, ada yang ingin melampiaskan kesedihannya dengan menangis, menyendiri, pergi ke suatu tempat, atau aktivitas lain yang biasa ia lakukan ketika kesedihan itu datang. Perasaan yang berbeda akan memicu keinginan yang berbeda pula. Ingatlah apa biasa Anda lakukan ketika merasa sedih, marah, bahagia, malu, takut atau perasaan lainnya. Tentu setiap orang punya kebiasaan yang berbeda dalam mengekspresikan apa yang ia rasakan ke dalam sebuah tindakan. Perasaan mempengaruhi pikiran Anda dalam menentukan tindakan, ia bagaikan bahan bakar yang memberikan energi untuk sebuah kendaraan.

Begitulah pikiran dan perasaan saling mempengaruhi, lalu berubah menjadi sebuah keinginan dan keyakinan. Ketika Anda punya keinginan dan yakin bisa mewujudkannya, Anda akan memiliki kekuatan besar untuk menghadapi segala bentuk rintangan. Akan tetapi, ketika Anda mempunyai keinginan yang tidak disertai dengan keyakinan, Anda hanya akan menjadi seorang pengkhayal dan merasa depresi karena keadaan yang sedang dihadapi. Bukannya berusaha sebaik mungkin untuk menghadapi rintangan dan mencapai tujuan, Anda malah merasa tertekan, marah dan kecewa karena tidak bisa memperoleh apa yang Anda inginkan.

Orang-orang sukses selalu optimis, percaya diri, dan lebih gigih dalam mencapai tujuan. Mereka memiliki self esteem yang tinggi. Itulah sebabnya mereka menjadi lebih kuat menghadapi berbagai rintangan dan senantiasa bangkit dari kegagalan yang menimpa diri mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s