Melawan Depresi

mentalhealthManusia seringkali diliputi perasaan cemas, khawatir, dan takut. Ketika permasalahan dan tekanan hidup semakin berat, maka perasaan cemas, khawatir dan takut pun akan semakin besar hingga menguasai diri kita. Kumpulan perasaan negatif ini berpengaruh pada pengurunan motivasi dan semangat hidup. Pikiran tidak pernah berhenti mengingat dan merenungi hal-hal yang tidak menyenangkan, baik yang sudah pernah terjadi maupun kejadian yang belum terjadi.  Perasaan negatif seringkali muncul dari penyesalan masa lalu dan kekhawatiran terhadap masa depan. Perasaan negatif juga muncul sebagai akibat dari sikap membanding-bandingkan keadaan diri dengan keadaan orang lain. Fokus perbandingan ini yaitu kebaikan atau kelebihan yang ada pada orang lain dengan kekurangan yang ada dalam diri. Dengan demikian, sikap ini menyebabkan munculnya perasaan iri hati dan mengingkari nikmat Allah.

Perasaan negatif membuat jiwa menjadi sakit dan kehilangan semangat, harapan, hingga akhirnya manusia kehilangan kendali atas pikirannya. Demikianlah yang terjadi pada orang gila. Penyebab utama seseorang kehilangan kendali atas dirinya dan menderita gangguan jiwa adalah karena perasaan negatif yang sudah terakumulasi dalam diri. Beban hidup yang dirasa berat hingga menimbulkan stress, sedih yang luar biasa, disertai amarah telah membuat banyak orang ingin mengakhiri hidupnya, menyalahkan takdir, dan menjadi gila.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), depresi adalah penyebab utama kesehatan dan kecacatan di seluruh dunia. Perkiraan terbaru dari WHO, lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia sekarang hidup dengan depresi, meningkat lebih dari 18 persen antara tahun 2005 dan 2015. Penyakit jiwa dapat berupa depresi, gangguan mood bipolar, gangguan stres pasca trauma (PTSD) atau skizofrenia.”

Perasaan positif merupakan energi bagi jiwa. Ia menjadikan jiwa menjadi sehat, kuat dan penuh energi. Jiwa yang sehat memiliki semangat yang tinggi, percaya diri, dan keyakinan yang kokoh. Salah satu bentuk perasaan positif yang dapat menjauhkan kita depresi yaitu rasa syukur. Allah berfirman dalam Alquran: “Jika kamu bersyukur, maka Aku akan tambahkan nikmat kepadamu. Dan jika kamu ingkar, sesungguhnya azabku sangat pedih”. Rasulullah menganjurkan kita untuk melihat keadaan orang yang berada di bawah kita dari segi finansial maupun kondisi fisik, dan melihat orang yang berada di atas kita dari segi keilmuan. Dengan demikian, niscaya kita akan menjadi pribadi yang selalu bersyukur. Rasa syukur akan mendatangkan banyak energi positif. Syukur dapat menghilangkan rasa cemas, khawatir, takut, dan penyelasan yang berlebihan terhadap masa lalu.

Luangkanlah waktu untuk merenung dan mensyukuri kebaikan yang Anda dapatkan hari ini. Dalam agama Islam, seorang muslim dianjurkan untuk membaca do’a dalam setiap aktivitas sehari-hari. Kalimat yang paling sering muncul dalam do’a yaitu Alhamdulillah (segala puji bagi Allah), seperti do’a setelah tidur dan do’a setelah makan. Rasa syukur memiliki kekuatan yang luar biasa. Syukur dapat mengubah suasana hati yang buruk menjadi baik, kesedihan menjadi kebahagiaan, kekhawatiran menjadi ketenangan, pikiran dan perasaan negatif menjadi positif.

Bersyukur adalah awal dari kebahagiaan. Rasa syukur tidak akan pernah hadir dalam diri sebelum Anda ikhlas menerima keadaan yang ada pada diri Anda. Penerimaan diri (self acceptance) dan penerimaan terhadap situasi yang sedang dihadapi merupakan dua hal penting yang harus kita perhatikan. Penerimaan merupakan gerbang awal menuju syukur dan optimisme. Anda tidak dapat menentukan kapan Anda ingin lahir, dari keluarga mana, negara apa, dan seperti bagaimana kondisi fisik Anda ketika lahir. Akan tetapi, Anda bebas untuk menentukan ingin menjadi apa diri Anda, lalu menentukan kesuksesan dan kebagiaan Anda sendiri. Terimalah diri Anda saat ini dan teruslah maju menghadapi segala tantangan yang ada di hadapan Anda.

Setelah Anda mampu melakukan penerimaan dan bersyukur atas semua yang Anda miliki saat ini, maka langkah selanjutnya yaitu memiki harapan yang disertai dengan tindakan. Setiap orang punya kesempatan untuk sukses dan memperoleh kebahagiaan. Salah satu sikap yang akan membawa Anda menuju kesuksesan adalah optimisme. Jika Anda selalu pesimis dalam menghadapi tantangan kehidupan, maka selamanya Anda tidak akan pernah maju. Setiap kali ada kesempatan baik yang memerlukan keterampilan dan mental yang kuat, gerak langkah Anda akan terhenti oleh perasaan pesimis. Oleh sebab itu, milikilah harapan dalam diri Anda, lalu wujudkan harapan tersebut dengan melakukan tindakan dan optimislah!

“Rasa syukur, ikhlas menerima keadaan (qana’ah), dan harapan yang disertai tindakan (roja’) akan membuat kita senantiasa merasa bahagia, seberat apapun ujian hidup yang sedang dihadapi.”

Perhatikan perasaan Anda, jangan biarkan ia berada pada kondisi yang buruk. Perasaan negatif adalah penyakit yang akan menggerogoti jiwa. Ubahlah perasaan negatif dengan cara mengubah konsentrasi dan fokus pikiran. Lihatlah sisi baik dari setiap keadaan yang menimpa Anda. Mungkin hari ini Anda tidak mempunyai pekerjaan dengan penghasilan yang besar, tetapi di sisi lain Anda sudah terhindar dari kelaparan, tidak tidur di jalanan, memiliki kesehatan yang baik, memiliki anggota tubuh yang lengkap, dan memiliki banyak potensi dalam diri. Jika kita renungi dengan seksama, ternyata nikmat yang kita dapatkan dari jauh lebih besar dari pada kesulitan yang kita hadapi. Maka bersyukurlah, niscaya nikmat Tuhanmu akan bertambah. Anda akan merasakan nikmat ketenangan batin, terhindar dari depresi, dan merasa bahagia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s